We Are Not Alone
Tiga Belas Kunci Rezeki
1 Maret 2018
Belajar Menghafal Quran Metode Tikrar
5 Maret 2018

Suka denger gak ceramah saya tentang malaikat Allah…? We are not alone … salah satu yang menemani kita adalah malaikat Allah. Tentunya ada juga jin, syetan, dan iblis. Bukan kita satu-satunya penghuni bumi ini.

Saya kasih contoh ya … secuplik dua cuplik dari ceramah saya, atas Izin Allah … tentang keberadaan malaikat Allah.
Seorang anak remaja, jalan kuliah. Tapi ibunya lupa ngasih ongkos. Dia pun lupa ga minta … maen jalan aja. Kernet di dalam bus pun mulai datang menghampiri. Mengambil ongkos satu demi satu. Hingga sampai ke posisi anak remaja ini duduk.

Ibunya tersadar ketika anaknya udah jalan. Lalu ibunya angkat tangan ke langit, “Ya Allah, kutitipkan anakku pada-Mu …”

Ibunya sempet minta sama Allah, agar Allah mengawal anaknya, hingga sampai di kampus dan bisa balik lagi ke rumah.

Kernet bus, sampe ke baris anak remaja ini. Barulah kemudian ia tersadar ga bawa uang. Sempet panik. Namun ada yang menepuk pundaknya, “De, ga bawa ongkos ya?”.

“Iya, Pak.”

Orang ini lalu mengeluarkan 50.000-an untuk kernet. “Ini untuk bayaran ongkos saya dan anak ini. Berikan kembaliannya untuk anak ini.”

Di dalam kajian iman tentang malaikat, saya sering mengatakan, bahwa hanya karena Allah tidak menyingkap rahasia-Nya. Maka seakan semuanya tampak wajar. Manusiawi banget. Tiba-tiba ada orang baiklah yang bayarin anak remaja ini, dst.

Tidak ada yang tahu, kecuali dengan ilmu dan kekuatan iman, bahwa yang bayarin itu bukanlah manusia, melainkan malaikat Allah. O-o-o… rupanya sejurus dengan doa ibunya ke Allah. Allah mengutus malaikat-malaikat-Nya untuk menemani, menjaga, mengawal anak ini.

Dan kalo saya bilang hanya satu salah juga. Belum tentu hanya satu. Bisa jadi si kernet itu malaikat juga … kanan kirinya juga. Ya, bisa jadi 1 bus dan bus-busnya juga bukan bus manusia. Semua perwujudan malaikat Allah di bumi untuk urusan anak ini …

Semua dihidangkan Allah, agar terlihat wajar bagi manusia, sesuai dengan alam manusia. Kalau disingkap, bisa pingsan!

Nanti sesampenya di terminal, akan ada estafet malaikat lanjutan. Wallahu a’lam bisshawab. Hanya Allah yang tahu.

InsyaaAllah semua urusan kita bisa di beresin sama Allah. Jodoh, hutang, rumah tangga, anak, cucu, kuliah, kerjaan, semua bisa diberesin sama Allah … Maka saya suka tersenyum, saat romantisme Tauhiid begitu terasa. We are not alone. Ada Allah, ada malaikat-malaikatnya. Laa tahzan, innallaha ma’anaa… jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.

Pertanyaannya, apakah kita bersama Allah?

s2Member®
WhatsApp us
Visit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram